Cara Mudah Membuat Website Toko Online Memakai WordPress

Cara Mudah Membuat Website Toko Online Memakai Wordpress

Website toko online sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas bisnis. Banyak keuntungan yang akan diperoleh jika mempunyai toko online. Jika dibandingkan toko offline, jangkauannya lebih luas bahkan hingga ke seluruh dunia.

Selain itu, biaya untuk memulai bisnis juga tergolong murah. Hal ini dikarenakan Anda tidak harus membangun atau menyewa tempat sehingga menghemat pengeluaran.

Lalu, bisa buka selama 24 jam penuh tanpa harus ditunggu. Hal ini lebih efektif dan efisien sehingga Anda harus mengetahui bagaimana cara membuat website untuk menjalankan bisnis online.

Anda tidak perlu bingung akan memulai dari mana. Banyak tutorial yang memberikan informasi lengkap tahapan membuat website. Caranya mudah jika Anda melakukan sesuai dengan petunjuk.

Intip Langkah-langkah Membuat Website Toko Online

Manfaat yang Anda dapatkan dari bisnis online sangat banyak. Oleh karena itu, Anda harus segera beralih menggunakan website untuk mendukung bisnis digital. Berikut ini akan dibahas langkah-langkah membuatnya.

       1. Membeli Nama Domain

Nama domain adalah hal penting yang harus dipersiapkan. Pastikan nama domain unik dan mudah untuk diingat. Anda bisa mengecek terlebih dahulu nama domain tersedia atau tidak.

Ekstensi domain paling populer dan banyak digunakan adalah .com. Namun, apabila target market Anda hanya di Indonesia maka dapat memilih ekstensi domain.id.

       2. Memilih Paket Hosting

Website toko online juga membutuhkan hosting. Hosting dapat diibaratkan seperti bangunan untuk menyimpan produk. Sedangkan, domain merupakan alamat yang mempermudah pelanggan menemukan website.

Banyak penyedia layanan hosting yang dipilih. Pastikan Anda memilih hosting yang aman agar mencegah timbulnya masalah seperti terserang virus dan adanya pencurian data.

Masalah lain yang sering muncul adalah website berpotensi mengalami down karena kelebihan muatan. Berbagai masalah tersebut akan merugikan bisnis Anda sehingga pastikan keamanannya terjamin.

Baca Juga :   5 Cara Memilih Harddisk Eksternal untuk Mendapatkan Kualitas Terbaik

       3. Menginstal WordPress

Langkah selanjutnya untuk membuat website toko online adalah menginstal wordpress. Caranya juga sangat mudah, yaitu dengan masuk ke cPanel hosting terlebih dahulu, lalu klik ikon wordpress.

Silahkan klik install, nanti akan muncul halaman baru. Setelah itu, mengisi kolom sesuai petunjuk dan tunggu hingga prosesnya selesai. Website sudah dapat diakses, lalu tambahkan beberapa tema untuk mempercantik tampilan.

Pastikan tampilannya menarik dan mudah diakses pelanggan. Dengan demikian, pelanggan akan puas dengan layanan yang diberikan. Banyak referensi yang dapat dipakai untuk membuat layout website.

       4. Menginstall WooCommerce

Salah satu plugin yang dibutuhkan dalam membangun website toko online yaitu wooCommerce. Plugin tersebut berfungsi seperti etalase untuk mengkoordinir tata letak produk dan pencatatan transaksi.

Keuntungan menggunakan plugin wooCommerce antara lain bisa diperoleh secara gratis dan cara menggunakannya mudah. Dengan demikian, Anda tidak harus menyewa developer website.

Fitur-fitur yang tersedia juga keren dan jumlahnya banyak. Selain itu, kompatibel dengan berbagai macam tema di wordpress. Silahkan pilih menu plugin, lalu klik tambah baru.

Klik pasang sekarang di samping ikon wooCommerce. Setelah itu, klik aktifkan. Kini plugin sudah berhasil diinstal pada website sehingga bisa melakukan langkah berikutnya.

       5. Menentukan Tema

Banyak tema yang tersedia untuk mempercantik website toko online Anda. Tema tersebut ada yang gratis dan berbayar. Cara menggantinya yaitu dengan klik tampilan, pilih tema, lalu tambah baru.

Setelah itu, carilah tema yang diinginkan dan klik install. Apabila proses pemasangan sudah selesai, klik aktifkan. Selain itu, harus menginstal juga plugin elementor dan demo dari tema yang Anda pilih.

       6. Mengatur Website

Anda juga harus mengatur website pada bagian judul dan deskripsi. Apabila sudah diatur saat menginstal wordpress, maka langkah ini bisa langsung Anda lewati.

Baca Juga :   4 Cara Mengatasi Error 404 pada Browser dengan Mudah

Silahkan masuk ke pengaturan, pilih umum, lalu bagian judul situs dan slogan harus diisi lengkap. Setelah itu, scroll ke bawah untuk menyimpan perubahan.

Selanjutnya, kembali ke pengaturan dan pilih membaca. Anda bisa mengatur tampilan beranda website toko online agar terlihat semakin menarik sehingga banyak pelanggan yang berkunjung.

       7. Mengatur WooCommerce

Anda juga perlu melakukan pengaturan pada plugin wooCommerce. Silahkan masuk ke wooCommerce lalu menuju ke beranda. Selanjutnya, isilah alamat lengkap toko dan klik lanjutkan.

Pilih kategori dari toko online, Anda bisa mengisi lebih dari satu sesuai jenis produk yang dijual. Setelah memberi tanda centang, klik lanjutkan.

Setelah itu, memilih jenis produk apakah produk fisik atau digital, keanggotaan berbayar dan informasi lain yang tersedia. Jangan lupa klik lanjutkan untuk menuju ke langkah berikutnya.

Tuliskan juga berapa jumlah produk yang akan dijual pada website toko online. Di bawahnya juga akan muncul pertanyaan, Anda cukup memilih jawaban “no”.

Lalu, untuk opsi “market on facebook”, “contact customers with mailchimp” dan “drive sales with google ads” harus dinonaktifkan. Pada tahap pemilihan tema bisa Anda skip.

Selanjutnya, pergi ke beranda pada wooCommerce untuk mengatur pengiriman. Jika ongkos kirim ke semua wilayah sama, maka bisa diisi pada bagian set up shipping.

Setelah itu, masuk ke “setup payment” dan pilihlah jenis pembayaran apakah COD, transfer bank atau yang lainnya. Apabila memilih transfer bank, klik “set up” untuk mengisi informasi akun bank Anda.

       8. Menambahkan Produk

Silahkan upload produk pada website toko online Anda. Cara menambahkannya yaitu dengan masuk ke menu produk, lalu klik tambah baru. Masukkan judul atau nama produk beserta deskripsinya.

Baca Juga :   3 Cara Memilih Laptop agar Sesuai dengan Kebutuhan

Jangan lupa untuk memasukkan kategori produk yang terdapat di sebelah kanan. Klik “tambahkan kategori baru” untuk memasukkan nama kategorinya. Lalu, Anda melakukan setting harga, berat dan kode produk.

Harga dimasukkan pada kolom yang tersedia. Setelah itu, pergi ke menu “inventaris” untuk memasukkan kode produk. Kode ini harus dimasukkan agar pembeli lebih mudah menemukan barang.

Apabila ingin menampilkan berapa jumlah stok barang, maka silahkan centang pada kolom “kelola stok”. Jangan lupa mengisi informasi ukuran, berat produk dan dimensinya pada bagian pengiriman.

Isikan deskripsi singkat produk di kolom yang tersedia dan atur gambar produk pada website toko online. Apabila produknya lebih dari satu, pilih “tambahkan galeri gambar produk”.

Jika jumlahnya hanya satu, pilih “gambar produk”. Lakukan hal ini dengan teliti agar tidak salah memilih. Setelah gambar berhasil ditambahkan, silahkan scroll ke atas untuk menerbitkannya.

       9. Melakukan Optimasi

Setelah berhasil membuat toko online, kini Anda harus melakukan optimasi dan mengembangkannya. Hal ini bisa dimulai dengan melengkapi semua produk. Lalu, menghapus foto, kategori dan artikel bawaan dari tema.

Jangan lupa mendaftarkan website ke Google Analytics maupun Google Search Console agar website Anda muncul di halaman Google. Lakukan maintenance secara rutin, update tema dan plugin setelah muncul pemberitahuan.

Anda juga harus rutin mengupdate artikel dan produk. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan trafik. Artikel yang diunggah harus relevan dengan niche toko online Anda.

Kini saatnya Anda mempraktekkan beberapa langkah di atas untuk membuat website. Adanya website toko online bisa mempermudah Anda untuk menjual produk ke pelanggan dan menjangkau target market lebih luas.

Mengenal Aplikasi Desain Grafis di PC, Berikut Penjelasannya

Mengenal Aplikasi Desain Grafis di PC, Berikut Penjelasannya

Beberapa Cara Meningkatkan Trafik Website yang Efektif

Beberapa Cara Meningkatkan Trafik Website yang Efektif